Inovasi Pengelolaan Air untuk Kehidupan Sehari-hari

Meet The Inquirer (PYPX GROUP 7)

Meet The Mentors

Step 1 : Identifying Globally Significant Issues

Issues

Di lingkungan sekitar masih banyak ditemukan air kotor yang tidak layak digunakan dan dapat membahayakan kesehatan. Menurut data DIKPLHD itu tidak jauh berbeda dengan hasil pemeriksaan dan pengawasan Dinas Kesehatan (Dinkes) Solo. Setelah dilakukan sampling di 80.085 lokasi sarana air di Solo, hanya 52,5% air yang layak digunakan. Sedangkan 47,5% sisanya berstatus tercemar.

Berbagai cara manusia mengolah air dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Terlihat seperti apa air yang bisa di konsumsi?
  2. Apa yang terjadi ketika mengkonsumsi air kotor?
  3. Bagaimana cara kita bertanggung jawab untuk menjaga air bersih?

 Form, Causation, Responsibility

Innovation

Islamic Core

  1. Fokus saat berdiskusi
  2. Kami bisa berkomunikasi dengan baik
  3. Kami tau cara menghemat air
  4. Kami mengetahui cara menyaring air dari kotor menjadi bersih
  5. Kami mengetahui ciri – ciri air bersih
  1. Kami mengetahui cara menyaring air dengan benar
  2. Kami mengetahui cara menghemat air
  3. Kami mengetahui ciri ciri air bersih

Step 2 : Determining Timing and Time Frame

Step 3 : Engaging Support From The Learning Community

Di sana kami belajar tentang bagaimana cara menyaring air kotor ke air bersih dan bagaimana cara menghemat air dengan benar, kami melihat proses penyaringan air yang sangat besar. Kami mendapatkan banyak informasi dari PDAM, seperti cara menghemat air, cara menyaring air, dan ciri-ciri air yang bersih. kami juga meminta rekomendasi penyaringan air sederhana untuk kami buat di sekolah.

Step 4 : Organizing Learning and Experiment

Step 5 : Monitoring The Exhibition

Step 6 : SharingThe Exhibition

Resources

Ciri-ciri air bersih: https://halosehat.com/review/kesehatan/ciri-ciri-air-bersih

Narasumber : bapak Pujo & bapak Joko sebagai pengurus PDAM semanggi